Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah menargetkan program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi sepeda motor listrik dapat menyentuh angka 120 juta unit. Target ini digadang sebagai salah satu langkah percepatan elektrifikasi kendaraan sekaligus menekan konsumsi BBM bersubsidi.
Namun melihat realisasinya, capaian program ini masih jauh dari harapan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, program konversi motor dari Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi motor listrik sepanjang tahun 2024 baru mencapai 1.500 unit.
Angka itu naik10 kali lipat dibandingkan capaian konversi motor listrik pada 2023 yang hanya 145 unit. Sedangkan target pada 2023 mencapai 50 ribu unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detail realisasi konversi motor listrik tahun ini terdiri dari registrasi daring sebanyak 1.352 unit, ditambah dengan realisasi konversi dari bantuan pemerintah sebanyak 263 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan langkah bertahap untuk melakukan konversi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik, khususnya pada sepeda motor yang jumlahnya mencapai sekitar 120 juta unit di Indonesia.
"Kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik," ujar Bahlil dalam situs setkab, dikutip Senin (30/3).
Bahlil menjelaskan program konversi motor sebenarnya telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Klaim dia sekitar 200 ribu sepeda motor telah dikonversi dari berbahan bakar bensin menjadi motor listrik. Ke depan, program tersebut diharapkan dapat makin dipercepat seiring dengan perkembangan teknologi yang membuat biaya konversi semakin terjangkau.
"Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar 5-6 juta (rupiah), jadi semakin ke sini semakin murah," kata Bahlil.
Namun subsidi konversi motor listrik senilai Rp7 juta per unit direncanakan dihentikan secara bertahap menjelang akhir 2025 karena pertimbangan fiskal negara. Pemerintah kembali mengabarkan subsidi konversi motor listrik akan dilanjutkan tahun ini.
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1
























