Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan pemerintahnya sudah menghubungi Amerika Serikat dan Iran untuk mendesak diakhirinya perang di Timur Tengah.
"Kita berada di saat di mana kita membutuhkan negosiasi dan dialog lebih dari sebelumnya," kata Hakan pada Kamis (12/3), dikutip AFP.
Dia lalu berujar, "Kita sedang berbicara dengan pihak Iran, dan kita sedang berbicara dengan pihak Amerika. Perang ini harus berakhir secepat mungkin."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakan juga mewanti-wanti dampak perang di Iran bisa meluas menyusul gejolak di Timur Tengah imbas serangan brutal Amerika Serikat dan Israel. Risiko konflik yang kian meluas sudah jadi kekhawatiran serius.
"Tidak boleh ada keraguan tentang integritas teritorial Iran, dan tidak boleh ada upaya untuk menggulingkan rezim," kata Fidan, dikutip Al Jazeera.
Fidan juga meminta Israel untuk menghentikan serangan ke Lebanon. Ia memperingatkan bahwa Lebanon berisiko runtuh jika serangan berlanjut.
Lebih lanjut, Fidan menyebut pengeboman Israel ke Lebanon adalah tindakan kotor.
"Serangan Israel harus diakhiri sebelum negara Lebanon runtuh," ujar dia.
Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada akhir Februari. Iran lalu meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di Timur Tengah. Mereka juga menutup Selat Hormuz.
Di tengah pertempuran itu, Israel juga membombardir secara brutal Hizbullah di Lebanon. Imbas serangan itu, lebih dari 500 orang tewas.
Eskalasi baru Israel dan Hizbullah bisa memicu krisis ekonomi yang mendalam di Lebanon yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Hizbullah dan Israel sepakat gencatan senjata pada November 2024. Namun, berulang kali melanggar perjanjian dan melakukan serangan di seluruh Lebanon hampir setiap hari.
(isa/dna)

4 hours ago
6
















