CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 21:00 WIB
Ilustrasi. Kim Ju Ae punya gaya rambut khas yang disebut 'gaya ayam jantan' tapi mode ini dilarang ditiru warganya. (via REUTERS/KCNA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nama Kim Ju Ae belakangan kian mencuri perhatian publik dunia. Putri remaja dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, itu bukan hanya sering tampil di berbagai acara kenegaraan, tetapi juga mulai menunjukkan citra diri yang kuat, termasuk lewat penampilannya.
Dalam lebih dari 60 kemunculan publik yang terdokumentasi, Kim Ju Ae terlihat bertransformasi dari anak kecil menjadi remaja yang percaya diri. Ia kerap mendampingi sang ayah dalam acara militer hingga kunjungan kenegaraan, bahkan beberapa kali menjadi pusat perhatian.
Salah satu yang paling mencolok adalah gaya rambutnya. Kim Ju Ae dikenal dengan tatanan rambut khas yang disebut-sebut sebagai gaya 'ayam jantan'. Model ini ditata dengan bagian atas disasak tinggi, sementara bagian bawah dibiarkan sedikit bergelombang, menciptakan siluet yang tegas dan mencolok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaya tersebut diprediksi menjadi ciri khas ikoniknya. Namun, alih-alih menjadi tren, gaya rambut itu justru dilaporkan dilarang untuk ditiru oleh masyarakat Korea Utara.
Melansir Mirror, sejumlah laporan menyebutkan aturan terbaru di negara tersebut melarang warga meniru gaya rambut Kim Ju Ae. Siapa pun yang melanggar disebut akan langsung mendapat 'hukuman potong rambut' di tempat, bahkan terancam menjalani kerja paksa hingga enam bulan.
Larangan ini memicu sorotan karena dianggap mencerminkan kontrol ketat negara terhadap ekspresi personal warganya, termasuk dalam hal penampilan.
Di sisi lain, kemunculan Kim Ju Ae juga memunculkan spekulasi politik. Ia kerap terlihat dalam acara militer penting, mulai dari menyaksikan uji coba rudal hingga tampil dalam parade besar. Bahkan, dalam salah satu momen, ia terlihat berada di dalam tank bersama ayahnya saat latihan militer.
Ilustrasi. Kim Ju Ae dengan rambut 'ayam jantan' khasnya. (via REUTERS/KCNA)
Pengamat militer dan keamanan di Seoul, S Paul Choi, menilai kemunculan intens Kim Ju Ae bukan tanpa tujuan. Ia menyebut hal ini bisa menjadi bagian dari upaya membangun legitimasi dan dukungan, terutama dari kalangan militer.
"Di Korea Utara, dukungan militer sangat krusial. Kemunculan publik seperti ini bisa menjadi cara untuk membangun kredibilitas sekaligus dukungan," ujarnya.
Di tengah sorotan tersebut, gaya hidup Kim Ju Ae juga tak luput dari perhatian. Ia sering tampil dengan pakaian mewah dalam berbagai kesempatan, yang kontras dengan kondisi ekonomi sebagian besar warga Korea Utara.
Seorang sumber menyebut adanya kekecewaan di kalangan masyarakat. "Mereka melihat Kim Ju Ae mengenakan pakaian mahal dan tampil di acara penting, sementara warga biasa menghadapi aturan yang semakin ketat dan kesulitan ekonomi," ujarnya.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana penampilan seorang figur publik di Korea Utara bukan sekadar soal gaya, tetapi juga sarat makna politik dan sosial. Bahkan, sesuatu yang tampak sederhana seperti gaya rambut bisa menjadi simbol kekuasaan yang tak bisa sembarangan ditiru.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
2
















