Puja-puji Trump ke Xi: Orang Tak Suka Saya Sebut Anda Pemimpin Hebat

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump memuji kepemimpinan Presiden Xi Jinping dalam pidato pembukanya saat menggelar pertemuan bilateral di gedung pemerintahan The Great Hall of the People sisi barat Lapangan Tiananmen, Beijing, China, Kamis (14/5) 

Duduk berhadapan dengan Xi, Trump memuji hubungan China dan AS yang terus menguat selama ia dan Xi menjabat. Trump bahkan mengungkap bahwa ia dan Xi Jinping memiliki hubungan "yang fantasits" dan mengeklaim menjalin hubungan bilateral terpanjang dibandingkan presiden AS sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anda dan saya sudah saling mengenal sejak lama. Bahkan, hubungan antara kedua negara kita ini menjadi hubungan terlama yang pernah dimiliki oleh presiden dari kedua negara. Dan bagi saya, itu merupakan sebuah kehormatan[...]kita memiliki hubungan yang luar biasa. Kita selalu akur. Ketika ada kesulitan, kita menyelesaikannya bersama," ucap Trump.

Dalam kesempatan itu, Trump turut menilai Xi Jinping merupakan salah satu pemimpin besar terhebat.

"Saya sangat menghormati China dan apa yang telah Anda capai. Anda adalah pemimpin besar. Saya mengatakan itu kepada semua orang. Anda adalah pemimpin besar. Kadang orang tidak suka saya mengatakan itu, tetapi saya tetap mengatakannya karena itu benar. Saya hanya mengatakan kebenaran," ujar Trump.

Sementara itu, Xi membuka pidatonya dengan menggambarkan situasi global yang penuh gejolak dan mengatakan dunia telah "tiba di persimpangan baru".

Ia bahkan menekankan AS dan China harus mampu melampaui tatanan dan tantangan baru yang dihadapi dunia saat ini.

"Pertanyaannya sekarang adalah apakah China dan Amerika Serikat dapat melampaui apa yang disebut sebagai 'Thucydides Trap' dan merintis paradigma baru hubungan antarnegara besar," kata Xi seperti dikutip CNN.

Ia merujuk pada istilah yang menggambarkan kecenderungan konflik ketika kekuatan baru yang sedang bangkit mengancam kekuatan yang sudah mapan.

"Kita seharusnya menjadi mitra, bukan lawan, saling mencapai keberhasilan, berkembang bersama, dan membangun cara yang tepat bagi negara-negara besar di era baru untuk hidup berdampingan," tambah Xi.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial