Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemerintah menurunkan total biaya haji hingga Rp7 juta per jemaah dalam dua tahun terakhir.
"Selama pemerintahan Pak Prabowo sampai dengan tahun ini, dua kali beliau menemui musim haji. Dan selama 2 musim haji ini kita sudah berhasil menurunkan 7 juta total biaya haji," tegas Irfan dalam siaran CNN Indonesia TV, Senin (20/4) malam.
"Ditambah lagi dengan komitmen pemerintah untuk menutup kekurangan biaya permintaan dari penerbangan," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irfan mengakui bahwa tahapan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah sempat jauh tertinggal dari kalender operasional yang telah lebih dahulu dijalankan oleh pemerintah Arab Saudi.
"Jadi Kementerian Haji ini dibentuk Agustus. Menteri Haji dilantik 8 September. Sementara time line proses haji pemerintah Saudi sudah mulai Juni. Artinya apa, kita sempat tertinggal Juli, Agustus, September, 3 bulan," ujarnya.
Irfan menyebut koordinasi teknis bersama lintas lembaga dan DPR berhasil mengejar seluruh ketertinggalan hingga kloter pertama siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada hari ini.
"Tapi alhamdulillah dengan kerja keras semua pihak dari Kementerian Haji dari pusat, provinsi maupun daerah-daerah dan tentu dengan koordinasi dengan teman teman komisi 8 sampai hari ini kita bisa mengejar semua ketertinggalan dan insya Allah besok masuk asrama haji dan lusa berangkat," ujarnya.
Irfan pun mengimbau masyarakat untuk fokus menghadapi rangkaian ibadah tanpa perlu meresahkan kendala teknis.
"Kita sudah menyiapkan segalanya dengan sebaik-baiknya, insya Allah dengan persiapan yang baik dan tentu doa dari semua pihak terutama dari jemaah haji maupun keluarganya kita akan bisa melaksanakan proses haji 2026 dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Para jamaah haji tahun 2026 ini dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada hari ini, Selasa (21/4). Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama akan mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada besok, Rabu (22/4).
Sementara itu, jemaah gelombang kedua akan menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.
(fra/kna/fra)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4





























