Mentan Amran Soal MBG Diusik: Kalau Salah Perbaiki, Korupsi Tangkap

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta seluruh pihak agar tidak mengganggu jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini merupakan motor penggerak ekonomi, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Amran mengatakan, jika terdapat kendala dalam pelaksanaan MBG, maka hal tersebut akan diperbaiki. Bila ada penyelewengan atau korupsi, maka hal itu juga akan ditindak. Hal itu merupakan komitmen pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi MBG ini jangan diganggu. Ini adalah motor penggerak ekonomi di desa. Ada salah, iya itu yang kita perbaiki. Ada korupsi ditangkap, kita tangkap. Kita masukkan penjara. Dan itu komitmen Bapak Presiden," kata Amran saat meninjau Gudang Penyangga Bulog di Surabaya, Rabu (13/5) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain sebagai penggerak ekonomi, Amran menjelaskan bahwa MBG berperan strategis sebagai penampung hasil produksi atau off-taker dari para petani atau peternak. Ia mencontohkan komoditas telur yang produksinya mencapai angka masif dan kini memiliki kepastian pasar melalui peningkatan konsumsi dalam program MBG.

"Inilah hebatnya MBG. MBG itu adalah off-taker. Produksi petani (peternak telur ayam) itu 160 juta [ton]. Ini menjadi off-taker ini. Kami sudah minta ke Pak Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) konsumsi telur tambah yang dulu satu kali satu minggu, tambah menjadi dua kali," ucapnya.

Amran memprediksi, dengan terserapnya produksi telur oleh sekitar 60 juta penerima manfaat MBG, harga di tingkat produsen yang sempat merosot akan segera pulih dalam waktu singkat. Hal ini dinilai sebagai langkah untuk menjaga kesejahteraan petani dan peternak di daerah.

"InsyaAllah mungkin satu minggu ke depan atau lima hari, dua hari, tiga hari langsung naik. Karena 60 juta orang konsumsi," katanya.

Di akhir, Amran pun menekankan program MBG ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Indonesia. Meski dampaknya tidak instan, ia menyebut pemenuhan gizi anak sejak dini adalah visi presiden untuk keberlangsungan bangsa hingga ribuan tahun ke depan.

"Anak-anak bergizi ini investasi jangka panjang. Kalau segi politik itu tidak menguntungkan. Kenapa? Anak dalam kandungan, anak SD, 3 tahun sekarang baru umurnya berapa kalau dalam kandungan? 3 tahun [pada] 2029. Ini demi Merah Putih bertahan dan maju, Indonesia tetap ada ribuan tahun ke depan. Itu mimpi Bapak Presiden," pungkasnya.

(del/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial