Jakarta, CNN Indonesia --
Vinicius Junior menjawab hubungannya dengan Xabi Alonso yang tidak baik saat masih menjabat pelatih Real Madrid.
Alonso resmi dipecat pada Januari 2026 tak lama setelah kekalahan menyakitkan 2-3 dari Barcelona di Piala Super Spanyol.
Pemecatan Alonso dipicu ketegangan di ruang ganti yang menimbulkan keretakan hubungan dengan pemain bintang, terutama Vinicius. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama dipimpin Alonso, Vinicius kurang mendapat kepercayaan tampil penuh. Imbasnya, performa winger Brasil tersebut ikut naik-turun.
Kini, Vinicus kembali moncer saat ditangani Arbeloa. Winger 25 tahun itu sukses mencetak 10 gol dari 15 penampilan saat dipimpin Arbeloa.
"Itu momen yang sulit karena saya mendapat sedikit waktu bermain. Tapi, setiap pelatih punya caranya masing-masing. Mungkin saya tidak bisa bermain seperti yang Alonso inginkan. Tetapi itu jadi pembelajaran, saya belajar banyak, para pemain sangat membantu," kata Vinicius di laman resmi klub.
"Setelah banyak melakukan refleksi, saya telah berkembang secara privadi, dan berharap bisa terus seperti ini bersama Arbeloa. Hubungan saya dengannya luar biasa," ujar Vinicius menambahkan.
Lebih lanjut Vinicius menjelaskan pengaruh positif yang didapat dari Arbeloa. Gairahnya di lapangan semakin membumbung untuk menjadi pembeda di Los Blancos.
"Dia [Arbeloa] selalu memberi saya kepercayaan diri dan memberi tahu saya persis apa apa yang perlu saya lakukan. Saya siap dan bersemangat untuk memainkan laga-laga hebat untuk klub yang telah membesarkan saya," ujarnya.
Vinicius diharapkan mampu membuat perbedaan saat Real Madrid menjamu Bayern Munchen pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4) dini hari WIB.
(jun/jun/ptr)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1




























