Jakarta, CNN Indonesia --
Brighton and Hove Albion merekrut petarung mixed martial arts (MMA) demi mengembangkan taktik bermain, khususnya dalam bertahan.
Dikutip dari Sportbible, Brighton jadi salah satu klub dengan catatan kebobolan lewat bola mati yang relatif lebih sedikit. Hanya kebobolan lima kali dari bola mati.
Rekor itu membuat Brighton unggul atas Arsenal dan Brentford dalam kebobolan lewat bola mati. Akan tetapi, kehebatan Brighton tersebut tidak diimbangi dengan memanfaatkan bola mati saat menyerang. Dalam mengonversi bola mati, klub berjulukan The Seagulls ini disebut yang terburuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyatanya Brighton memiliki cara unik dalam memperkuat pertahanan, terutama mengantisipasi bola-bola mati yang jadi andalan sejumlah tim pada musim ini.
Menurut gelandang Brighton, Jack Hinshelwood, pelatih Fabian Hurzeler merekrut petarung MMA asal Jerman, diduga Christian Eckerlin, pada awal pekan ini. Undangan itu bertujuan agar sang petarung mengajari pemain Brighton cara memblok tendangan sudut lawan.
Perekrutan petarung MMA itu diakui Hurzeler. Pelatih 33 tahun itu mengatakan timnya perlu beradaptasi dengan bola-bola mati lawan yang menjadi tren baru di Premier League.
"Kami mendatangkan dia karena kami banyak berbicara tentang bola mati, tentang memblok, tren baru di Premier League. Kami juga mencoba beradaptasi dengan itu," ujar Hurzeler dikutip dari Yahoo.
"Saya tidak selalu ingin dikenal sebagai klub yang lunak. Pada saat-saat tertentu Anda harus cukup tangguh dalam duel satu lawan satu dan oleh karena itu ada berbagai cara untuk menjadi tangguh," ucap Hurzeler menambahkan.
Duel satu lawan satu itu diambil Hurzeler dari seorang petarung MMA yang selalu bertarung satu lawan satu di ring atau octagon.
"Ada berbagai cara menggunakan blok, berbagai teknik untuk memenangkan duel satu lawan satu, terutama dalam bola mati. Dan seorang petarung MMA selalu menghadapi duel satu lawan satu."
"Dia selalu perlu menemukan cara untuk mengalahkan lawannya dan karena itu kami mencoba mendapatkan ide dari olahraga lain dan itu adalah ide yang kami gunakan dengan cukup efektif," tutur Hurzeler.
(sry/ptr)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
5
























