Apa yang Terjadi Jika Hb Rendah? Begini Efeknya pada Tubuh

1 hour ago 2

CNN Indonesia

Minggu, 12 Apr 2026 10:03 WIB

Ada sejumlah hal yang terjadi pada tubuh jika kadar Hb atau hemoglobin rendah di dalam tubuh. Simak penjelasan selengkapnya di sini. Ilustrasi. Ada sejumlah hal yang terjadi pada tubuh jika kadar Hb atau hemoglobin rendah di dalam tubuh. (iStock/PhonlamaiPhoto)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Hemoglobin (Hb) adalah protein dalam sel darah merah yang memiliki fungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Oleh karena itu, kadar Hb mesti selalu terjaga. Memangnya, apa yang terjadi jika Hb rendah?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Cleveland Clinic, kadar Hb alias Hemoglobin yang normal antara laki-laki dan perempuan berbeda. Pada laki-laki, kadar normal Hb berkisar antara 14,0 sampai 17,5 g/dL sedangkan pada perempuan sekira 12,3 hingga 15,3 g/dL.

Seseorang yang mengalami kadar Hb rendah kerap dikenal dengan anemia alias kurangnya darah. Penyebabnya beragam, mulai dari kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12, penyakit kronis, atau karena hal lain, seperti perempuan yang sedang menstruasi.

Apa yang terjadi jika Hb rendah?

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa hal yang dapat terjadi pada tubuh jika kadar Hb rendah:

1. Gampang pusing

Menukil laman Health, jika kadar Hb seseorang rendah, salah satu efek yang bakal dirasakan yaitu mudah pusing.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi karena otak kekurangan oksigen. Bahkan, dalam kasus tertentu, Hb rendah bisa menyebabkan seseorang pingsan.

2. Mudah lelah dan lemas

Penderita anemia atau sel darah merah yang kurang (Hb rendah) bisa mudah mengalami kelelahan dan sering kali merasa lemas meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang berat.

Hal ini terjadi karena kurangnya energi. Jadi, jika merasa sering lelah dan lemas dan tak kunjung membaik, besar kemungkinan kadar Hb dalam tubuh rendah.

3. Wajah tampak pucat

Wajah yang terlihat tampak pucat termasuk efek atau akibat dari kadar Hemoglobin (Hb) rendah.

Tingkat kepucatan memang berbeda-beda, tetapi ini dapat dilihat dari kulit, bibir, atau bagian dalam kelopak mata.

4. Otot-otot terasa lemah

Dalam konteks anemia atau kurangnya kadar Hb, sering kali dirasakan otot yang terasa lemah dari biasanya. Penyebabnya, yaitu bagian-bagian otot tersebut kekurangan aliran darah.

Pada tingkatan lainnya, kerap dirasakan pula kaki atau tangan yang dingin dan sering kesemutan.

5. Jantung berdebar

Jantung berdebar karena bekerja lebih keras guna menyalurkan darah. Oleh karena itu, detak jantung akan lebih cepat dan tak jarang suara detaknya terdengar.

Umumnya hal ini dialami oleh penderita anemia berat dengan kadar Hb yang sangat minim.

Cara mengatasi Hb rendah

Mengatasi Hb rendah bergantung pada penyebabnya. Biasanya tenaga medis bakal mencari terlebih dahulu apa-apa yang mendasari kondisi penderita. Namun, beberapa metode berikut biasanya dilakukan untuk mengatasi Hb rendah:

1. Transfusi darah

Transfusi darah dilakukan guna meningkatkan kadar Hb. Cara ini juga kerap diberikan pada penderita anemia berat saat Hemoglobin berada di bawah kadar normal.

2. Minum dan makan vitamin

Memperbanyak produksi sel darah merah dapat dilakukan dengan meminum atau makan sejumlah vitamin, khususnya vitamin B12, zat besi dan folat.

Beberapa makanan yang disarankan, antara lain ati ayam atau sapi, daging-dagingan, hingga sayuran hijau.

3. Terapi eritropoietin

Terapi ini merupakan terapi hormon guna merangsang produksi sel darah merah. Akan tetapi, terapi eritropoietin umumnya dilakukan pada penderita anemia akibat penyakit ginjal yang cukup berat.

Demikian hal-hal yang yang terjadi jika Hb rendah beserta cara meningkatkannya agar Hemoglobin kembali berada di kadar yang normal. Semoga bermanfaat.

(hdr/rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial