Akulaku Terapkan Zero Tolerance, Dukung Proses Hukum Dugaan Kecurangan

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Akulaku Finance Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung proses hukum terhadap segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Sikap tersebut ditunjukkan lewat dukungan penuh perusahaan atas proses hukum yang berjalan terkait dugaan tindak pidana oleh tenaga sales agent eksternal di Baubau, Sulawesi Tenggara.

Perusahaan menyatakan kasus tersebut teridentifikasi melalui mekanisme monitoring dan pengendalian internal yang dijalankan secara berkala. Dari proses tersebut ditemukan indikasi aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti melalui investigasi internal. Akulaku Finance juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan perkara sesuai aturan yang berlaku.

Direktur Kepatuhan PT Akulaku Finance Indonesia, Meyli Rita Rahmayanti Siburian, menegaskan perusahaan bertindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum.

"Kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap tindakan yang bertentangan dengan hukum baik yang merugikan konsumen maupun perusahaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6).

Perusahaan menjelaskan bahwa individu yang diduga terlibat dalam perkara tersebut merupakan sales agent eksternal yang berasal dari perusahaan penyedia jasa pihak ketiga. Yang bersangkutan bertugas mendukung aktivitas pemasaran di wilayah Baubau.

Sejalan dengan proses investigasi yang berlangsung, perusahaan penyedia jasa terkait telah mengambil langkah dengan menghentikan hubungan kerja terhadap individu tersebut.

Akulaku Finance menegaskan tindakan yang diduga dilakukan tidak sejalan dengan standar operasional, nilai perusahaan, maupun praktik bisnis yang diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

"Kami akan terus mendukung proses hukum yang berjalan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga integritas bisnis, pelindungan konsumen, dan transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan," tegas Meyli.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan mitigasi risiko, perusahaan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan operasional. Setiap indikasi pelanggaran, menurut perusahaan, akan ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme internal dan proses hukum yang berlaku.

Di samping memperkuat pengawasan internal, Akulaku Finance juga terus mendorong peningkatan literasi dan pelindungan konsumen. Masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi serta tidak memberikan akses akun maupun informasi identitas kepada pihak lain.

Perusahaan juga mengingatkan pentingnya menggunakan perangkat pribadi saat mengakses layanan digital. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan data dan kejahatan siber.

Akulaku Finance menegaskan akan terus memperkuat budaya kepatuhan, pelindungan konsumen, dan transparansi dalam menjalankan kegiatan usaha. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial