5 Makanan untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik, Wajib Dicoba

10 hours ago 2

CNN Indonesia

Jumat, 13 Feb 2026 07:30 WIB

Daftar makanan untuk kesehatan mental yang bantu jaga mood, kurangi stres, dan dukung fungsi otak secara alami. Ilustrasi. Yogurt bisa jadi salah satu makanan yang bisa menjaga kesehatan mental. (iStock/LOVE_LIFE)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Menjaga pikiran tetap sehat tak cukup hanya dengan istirahat dan mengelola stres. Asupan harian juga berperan besar.

Sejumlah penelitian menunjukkan, makanan untuk kesehatan mental dapat membantu menstabilkan suasana hati, meningkatkan konsentrasi, hingga menurunkan risiko depresi.

Hubungan antara usus dan otak yang dikenal sebagai gut-brain axis membuktikan bahwa apa yang Anda makan memengaruhi cara otak bekerja. Nutrisi tertentu bahkan berperan langsung dalam produksi hormon kebahagiaan seperti serotonin dan dopamin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa saja pilihan terbaiknya? Berikut lima makanan yang patut masuk daftar belanja Anda, melansir berbagai sumber:

1. Ikan berlemak kaya Omega-3

Salmon, sarden, dan makarel merupakan sumber asam lemak omega-3 yang tinggi. Kandungan ini terbukti membantu mengurangi gejala depresi, skizofrenia, ADHD, hingga memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Neurology pada 2005 menemukan, orang berusia 65 tahun yang rutin mengonsumsi ikan dua kali seminggu selama enam tahun mengalami penurunan fungsi kognitif 13 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang makan ikan.

Omega-3 berperan dalam produksi neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin, zat kimia otak yang mengatur suasana hati. Tak heran jika ikan sering disebut sebagai salah satu makanan untuk kesehatan mental yang paling direkomendasikan ahli.

2. Gandum utuh

Karbohidrat merupakan bahan bakar utama tubuh. Namun, penting memilih jenis yang tepat. Karbohidrat sederhana memang cepat diolah tubuh, tetapi dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak pada perubahan mood secara drastis.

Sebaliknya, karbohidrat kompleks seperti whole grain atau gandum utuh dicerna lebih lambat dan memberikan energi stabil. Selain kaya serat, gandum utuh membantu menjaga keseimbangan gula darah yang berpengaruh pada kestabilan emosi.

Penelitian juga menunjukkan asupan gula berlebih berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan depresi. Karena itu, mengganti nasi putih atau roti putih dengan gandum utuh bisa menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan psikologis.

3. Sayuran hijau

Bayam, sawi, brokoli, hingga lobak kaya akan asam folat dan vitamin B. Nutrisi ini berperan dalam produksi hormon pengatur suasana hati.

Kekurangan folat dan vitamin B sering dikaitkan dengan risiko depresi, kelelahan, dan gangguan tidur. Asam amino dalam sayuran hijau juga mendukung fungsi otak yang optimal.

Menambahkan sayuran hijau dalam menu harian bukan hanya baik untuk jantung dan pencernaan, tetapi juga penting sebagai bagian dari pola makanan untuk kesehatan mental yang seimbang.

4. Buah beri

Blueberry dan stroberi dikenal sebagai sumber antioksidan tinggi. Penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan konsumsi jus blueberry liar membantu meningkatkan fungsi memori pada orang dewasa.

Laporan lain dalam Journal of Nutrition menyebutkan kandungan antioksidan dalam buah beri dapat membantu menurunkan stres oksidatif, memperlambat penuaan sel otak, dan meningkatkan daya tangkap. Rasanya yang segar sekaligus manfaatnya bagi otak membuat buah beri cocok dijadikan camilan sehat harian.

5. Yogurt dan makanan fermentasi

Yogurt, kimchi, kefir, tempe, dan tahu mengandung probiotik atau bakteri baik. Salah satunya adalah Lactobacillus, yang membantu menjaga keseimbangan bakteri usus.

Bakteri baik ini berperan dalam mendukung produksi serotonin dan dopamin. Jika kadar kedua hormon tersebut rendah, suasana hati bisa menjadi murung dan mudah cemas.

Mengonsumsi probiotik secara rutin dapat membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan, sekaligus melindungi fungsi otak dari kerusakan.

Menjaga kesehatan mental bukan hanya soal terapi atau manajemen stres, tetapi juga tentang apa yang Anda konsumsi setiap hari.

Dengan memilih makanan untuk kesehatan mental yang tepat mulai dari ikan berlemak, gandum utuh, sayuran hijau, buah beri, hingga yogurt, Anda sudah mengambil langkah sederhana namun berarti untuk merawat pikiran tetap sehat dan seimbang.

(tis/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial