Tambah Lagi Negara Arab yang Mulai Buka Dialog dengan Israel, Apa Itu?

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Maroko menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2020, negara Arab ini juga mulai membuka dialog dengan negara Zionis tersebut.

Selama ini, Suriah belum memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel. Namun, di tangan kepemimpinan Presiden Ahmed Al Sharaa, Suriah tampaknya mulai mau berdialog dengan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Ahmed Al Sharaa mengatakan tengah mempertimbangkan negosiasi jangka panjang dengan Israel terkait Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang masih diduduki secara ilegal oleh Tel Aviv.

Sejak Al Sharaa berkuasa usai kejatuhan Bashar Al Assad pada Desember 2024, Israel telah mengirim pasukan ke zona penyangga di Dataran Tinggi Golan yang dipantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Zona penyangga itu selama ini memisahkan pasukan Israel dan Suriah di Dataran Tinggi Golan.

Sharaa mengatakan Suriah ingin "membentuk aturan baru yang mengaktifkan kembali perjanjian pemisahan pasukan, atau menyepakati perjanjian baru yang menjamin keamanan kedua pihak".

"Jika kita mencapai kesepakatan, kita bisa memasuki negosiasi jangka panjang untuk menyelesaikan masalah Dataran Tinggi Golan yang diduduki," kata Sharaa dalam forum diplomatik di Kota Antalya, Turki, Jumat (17/4), dikutip AFP.

Sharaa mengatakan Israel melanggar perjanjian penarikan pasukan tahun 1974 dan kali ini kedua pihak berupaya mencapai kesepakatan keamanan yang akan menjamin penarikan pasukan Zionis.

Pada pertengahan Februari, Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al Shaibani mengatakan negosiasi sedang berlangsung untuk menyegel perjanjian keamanan dengan Israel menyangkut wilayah-wilayah yang baru-baru ini diduduki. Namun, perundingan itu tak termasuk isu Dataran Tinggi Golan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara teratur menegaskan bahwa tidak berniat mengembalikan kepada Suriah bagian Dataran Tinggi Golan yang direbut Israel.

Israel merebut sebagian besar dataran tinggi Golan dari Suriah selama Perang Arab-Israel 1967. Mereka lalu mencaplok wilayah-wilayah Suriah.

Israel selama ini gencar membuka relasi dengan negara-negara Arab melalui perjanjian Abraham Accord.

Sejauh ini, negara-negara Arab yang menjalin relasi dengan Israel Mesir, Yordania, Uni EMirat Arab, Maroko, dan Sudan.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial