Sempat Mangkrak, Lights Out 2 Kembali Dilanjutkan

1 hour ago 2

CNN Indonesia

Senin, 30 Mar 2026 02:07 WIB

Proyek Lights Out 2 kini kembali dilanjutkan setelah mengalami kendala dalam pengembangannya selama bertahun-tahun. Proyek Lights Out 2 kini kembali dilanjutkan setelah mengalami kendala dalam pengembangannya selama bertahun-tahun. (Dok. Warner Bros)

Jakarta, CNN Indonesia --

Proyek Lights Out 2 kini kembali dilanjutkan setelah mengalami kendala dalam pengembangannya selama bertahun-tahun.

The Hollywood Reporter menyebut pada Jumat (27/3), penulis muda Connor Osborn McIntyre sudah direkrut untuk menulis naskah kelanjutan film horor 2016 itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

McIntyre adalah penulis naskah yang sedang naik daun. Ia menulis Animals, film thriller dramatis yang disutradarai dan dibintangi oleh Ben Affleck bersama Gillian Anderson, Steven Yeun, dan Kerry Washington.

Selain itu, karya McIntyre lainnya, American Midnight, masuk dalam daftar Black List tahun lalu sebagai naskah terbaik. Naskah itu kemudian dijual ke Netflix dengan Vertigo Entertainment dan Spooky Pictures sebagai produser.

The Hollywood Reporter menyebut detail plot atau alur cerita untuk Lights Out 2 masih dirahasiakan.

Produser asli Lawrence Grey kembali sebagai produser, sementara Eric Heisserer dan David F. Sandberg, yang menulis dan menyutradarai film versi 2016, juga akan menjadi produser.

Produser tambahan dalam daftar proyek ini termasuk Ben Everard dan Lotta Losten. Atomic Monster, perusahaan yang dijalankan oleh James Wan, yang juga merupakan salah satu produser film aslinya, juga akan menjadi produser.

Lights Out merupakan debut penyutradaraan Sandberg didasarkan pada film pendek aslinya. Ia kemudian menyutradarai Annabelle: Creation dan Shazam!.

Film tersebut bercerita tentang entitas hantu yang hidup di bayangan dan ceruk gelap bangunan saat menghantui sebuah keluarga. Film ini dibintangi Teresa Palmer, Maria Bello, Gabriel Bateman, dan Alexander DiPersia.

Lights Out menghasilkan pendapatan sebesar US$148 juta dari anggaran US$4,9 juta dan menerima ulasan positif dari para kritikus.

[Gambas:Youtube]

(end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial