CNN Indonesia
Senin, 23 Mar 2026 14:15 WIB
Saham HYBE terjun bebas pada Senin (23/3) setelah penampilan comeback boy band BTS pada Sabtu (21/3). (Handout / BIGHIT MUSIC and NETFLIX / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Saham HYBE anjlok tajam pada Senin (23/3) setelah penampilan comeback boy band BTS pada Sabtu (21/3). Saham itu terjun bebas setelah BTS comeback untuk pertama kalinya setelah hampir empat tahun hiatus.
Berdasarkan Bursa Efek Korea, seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, saham tersebut diperdagangkan pada harga 288.500 won pada pukul 13.59 KST atau turun 16,13 persen dari sesi sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook menggelar pertunjukan yang berjudul BTS Comeback Live: Arirang di Gwanghwamun Square sehari setelah mereka merilis album Arirang.
Awalnya, pihak pemerintah bersama kepolisian memperkirakan jumlah warga yang hadir dan menonton konser gratis itu mencapai 260 ribu penonton. Sejumlah persiapan termasuk keamanan tingkat tinggi dilakukan.
Namun, satu hari setelah konser, pemerintah menyebutkan jumlah penonton sekitar lebih dari 40.000. Sementara itu, HYBE mengklaim sekitar 104.000 orang hadir pada malam tersebut.
Penurunan harga saham HYBE tampaknya merupakan akibat dari jumlah pengunjung yang tidak sesuai harapan, serta kritik atas banyaknya personel publik yang dikerahkan untuk acara tersebut.
Korea Herald pada Jumat (20/3) memberitakan polisi akan mengerahkan sekitar 6.700 petugas sepanjang hari konser, yang dimulai pukul 20.00 WIB, termasuk 72 unit mobil dan 35 tim detektif.
Angka itu lebih dari dua kali lipat dari sekitar 3.000 petugas yang biasanya ditugaskan untuk Festival Kembang Api Yeouido, cara musim gugur khas Seoul yang diadakan pada Oktober dan menarik sekitar 1 juta pengunjung setiap tahunnya.
Sebanyak 3.400 personel keamanan dari Pemerintah Metropolitan Seoul, Distrik Jung-gu, dan Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Seoul juga akan dikerahkan, bersama 4.800 staf dari HYBE.
Selain itu, sekitar 102 truk pemadam kebakaran dan 803 petugas pemadam kebakaran akan ditugaskan, dengan 20 ambulans ditempatkan di dekat lokasi konser.
Tak hanya itu, pihak berwenang juga telah menerapkan langkah-langkah antiterorisme dengan pertimbangan konser tersebut merupakan acara global yang menarik penggemar dari seluruh dunia.
Sebagian jalan sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer dari ujung utara alun-alun, tempat panggung akan didirikan, hingga Balai Kota akan ditutup untuk kendaraan mulai Jumat (20/3) pukul 21.00 hingga Minggu (22/3) pukul 6.00.
Kereta juga tidak berhenti di stasiun Gwanghwamun, Balai Kota, dan Gyeongbokgung dari pukul 15.00 hingga 22.00. Semua pintu masuk ke stasiun-stasiun ini akan diblokir untuk mencegah kerumunan besar berkumpul di dalam.
Namun kenyataannya, seperti diberitakan Yonhap pada 22 Maret, ternyata sekitar 40.000 penggemar berkumpul di pusat kota Seoul untuk menonton. Polisi mengatakan paling banyak 42 ribu orang berada di area tersebut saat konser.
(chri)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
2

























