Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto meminta bonus hari raya (BHR) bagi pekerja sektor transportasi online diberikan tepat waktu.
Ia menyampaikan itu dalam sidang kabinet merah putih di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).
"Juga bonus hari raya untuk pekerja sektor transportasi online, yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka, yaitu antara 400 ribu sampai dengan 1,6 juta rupiah per orang," ujar Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo menyampaikan bahwa baru di pemerintahannya, pengemudi ojek online (ojol) mendapatkan bonus hari raya.
Selain BHR, Prabowo juga meminta kementerian terkait memastikan tunjangan hari raya untuk semua ASN di tingkat pusat dan daerah dilaksanakan tepat waktu.
Grab Indonesia, salah satu aplikator, mengaku telah menuntaskan penyaluran BHR 2026 ke lebih dari 400 ribu mitra pengemudi pada 9 Maret 2026 lalu.
Perusahaan menyebut penyaluran BHR tahun ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian bonus hari raya bagi pengemudi transportasi daring.
Kebijakan tersebut sebelumnya diumumkan pada 3 Maret 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan perusahaan menggandakan alokasi anggaran BHR tahun ini menjadi sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar.
Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut bertujuan memperluas manfaat bagi mitra pengemudi yang aktif dan produktif di platform.
(mnf/sfr)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
3



























