Iklan Wisata, Skotlandia Blunder Malah Pakai Pemandangan di China

1 hour ago 1

CNN Indonesia

Rabu, 01 Apr 2026 06:15 WIB

Pemerintah Skotlandia membuat iklan kampanye perjalanan bus di dataran tinggi Skotlandia, tapi foto yang digunakan pemandangan dan jalanan yang ada di China. Pemandangan Highlands di Skotlandia. (iStockphoto/lucentius)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Skotlandia baru-baru ini melakukan kesalahan memalukan. Mereka membuat iklan kampanye perjalanan bus di dataran tinggi Skotlandia, tapi foto yang digunakan justru pemandangan dan jalanan yang ada di China.

Warganet kini semakin jeli, kesalahan sekecil apa pun bisa langsung ketahuan. Konten promosi milik lembaga pemerintah Skotlandia bahkan langsung dihapus (take down) karena "kecolongan" menggunakan foto yang tidak sesuai.

Pemerintah Skotlandia melalui Transport Scotland awalnya membuat iklan kampanye yang mempromosikan perjalanan bus di dataran tinggi (Highlands) Skotlandia. Di gambar tersebut, terlihat sebuah bus di jalanan berkelok dengan pemandangan pegunungan hijau seperti di daerah pedesaan Skotlandia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto dalam iklan tersebut menunjukkan medan pegunungan yang berbukit, dengan bebatuan, hamparan rumput yang luas, serta sungai kecil yang ada di dasar lembah. Kalau hanya dilihat sekali sangat mirip dengan daerah perbukitan Skotlandia.

Iklan ini kemudian dipublikasi di media sosial pemerintah dan situs web operator besar seperti Citylink dan Stagecoach. Iklan tersebut juga diluncurkan di berbagai daerah Skotlandia mulai dari tanggal 30 Januari 2026.

Kampanye ini mengiklankan program uji coba perjalanan bus dengan tarif murah seharga 2 pound sterling atau sekitar Rp45.000. Bus ini beroperasi mulai 23 Maret 2026 dan menyediakan perjalanan ke seluruh dataran tinggi maupun pulau-pulau di Skotlandia.

Dalam iklan tersebut, di bagian bawah gambar terdapat logo Pemerintah Skotlandia dan Transport Scotland. Untuk konten promosi sekelas pemerintah, ternyata ada kesalahan fatal di gambar yang mereka gunakan.

Sekilas, gambar di iklan tersebut kelihatannya memang seperti jalanan di Skotlandia. Namun setelah diamati dengan lebih seksama, warganet menemukan kejanggalan yang ada di fitur jalanan dalam gambar.

Di gambar tersebut terlihat jalanan yang dilintasi bus memiliki pagar pengaman berwarna hijau cerah. Pagar ini terlihat asing karena tidak digunakan di Skotlandia, justru pagar ini identik dengan jalanan di China.

Setelah dicari tahu, ternyata gambar di iklan tersebut menggunakan foto pemandangan di Pegunungan Changbai, wilayah dekat perbatasan China dan Korea Utara. Ketahuan, iklan promosi Skotlandia ini malah menggunakan gambar dari negara lain.

Setelah itu, pihak Transport Scotland langsung mengonfirmasi bahwa ada kesalahan yang berasal dari agen pemasaran eksternal. Sekarang gambar tersebut telah dihapus.

"Sebuah gambar yang salah berasal dari agen pemasaran. Gambar telah dihapus dari paket komunikasi mitra dan akan ditarik dari distribusi apa pun yang sedang berlangsung," ujar seorang juru bicara, seperti dilansir Daily Record.

Di samping itu, terkait insiden ini, Highland Tourism menyalahkan agen pemasaran dan mempertanyakan bagaimana bisa gambar tersebut disetujui untuk digunakan sebagai pemasaran.

"Tanggung jawab kembali ke siapa pun yang mengirim ringkasan (desain), ketika kampanye siap untuk keluar dan ditandatangani. Mengapa tidak ada seorangpun di tim pemasaran di Transport Scotland yang menanyakan di mana foto itu diambil?" kata Direktur Highland Tourism, Willie Cameron kepada BBC Scotland.

Cameron menambahkan, seharusnya desain konten promosi ini tidak pernah ditandatangani. Mereka mengklaim bahwa pihaknya memiliki fotografer lokal profesional yang bekerja di Highlands Skotlandia dan dapat memberikan gambar yang akurat untuk keperluan kampanye.

"Mereka harusnya menggunakan pekerja lokal dan perlu dipertanyakan bagaimana gambar ini disetujui," pungkasnya.

(ana/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial