Jakarta, CNN Indonesia --
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk buka suara terkait viralnya harga tiket pesawat rute Palangkaraya-Jakarta yang dibanderol sekitar Rp200 juta.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim mengatakan harga tersebut tidak masuk akal.
"Tadi malam sempat viral (tiket) Palangkaraya ke Jakarta Rp200 juta (maskapai) Garuda. Enggak make sense (tidak masuk akal)," katanya dalam konferensi pers daring, Selasa (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, harga tersebut tidak pernah diterbitkan oleh Garuda Indonesia. Ia menyatakan pihaknya sedang menelusuri lebih lanjut tangkapan layar tersebut.
"Ada OTA luar negeri ini harganya luar biasa. Itu screenshot-nya ini kami sedang telusuri karena memang ini bukan partnernya kita nih," ujar Reza.
Reza menilai kejadian ini perlu menjadi perhatian agar ke depan dapat dilakukan mitigasi dan pengawasan lebih ketat agar tidak mencederai pengguna, maskapi, serta OTA-nya sendiri.
Sebelumnya, perkara tiket Rp200 juta ramai diperbincangkan di media sosial Threads setelah diunggah akun @sel.m**. Unggahan itu menampilkan tangkapan layar tiket untuk keberangkatan 19 Maret 2026.
Dalam tangkapan layar tersebut, harga tiket tercantum sebesar Rp202.426.239 untuk jadwal penerbangan pukul 07:10. Tiket itu juga terlihat sebagai kelas ekonomi dan diberi keterangan sebagai harga termurah.
(dhz/ins)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
4



























