Badan Hisab Rukyat Sulsel Tetapkan Idulfitri Sabtu 21 Maret

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Hisab Rukyat Sulawesi Selatan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu 21 Maret dikarenakan posisi hilal masih sangat rendah saat matahari terbenam hari ini.

"Jadi tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 21 Maret 2026 pada hari Sabtu," kata Ketua Bidang Hisab Rukyat Sulsel, Abbas Padil, Kamis (19/3).

Berdasarkan data Badan Hisab Rukyat Provinsi Sulawesi Selatan, ijtimak akhir Ramadan terjadi pada pukul 19.23 WITA. Sementara itu, matahari terbenam di Makassar pada pukul 18.14 WITA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil perhitungan astronomi, tinggi hakiki hilal tercatat hanya sekitar 2 derajat 4 menit, dengan tinggi terlihat 1 derajat 23 menit.

"Selain itu, hilal hanya berada di atas ufuk selama sekitar 9 menit sebelum akhirnya terbenam pada pukul 18.23 WITA," ujarnya.

Secara posisi, hilal berada di sebelah utara matahari dengan jarak sudut sekitar 3 derajat. Kondisi ini dinilai belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang umumnya digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Abbas Padil menjelaskan bahwa dengan ketinggian dan durasi hilal yang sangat terbatas, peluang untuk melihat hilal di wilayah Makassar pada 19 Maret 2026 sangat kecil.

"Dengan kondisi tersebut, hilal sulit diamati, sehingga awal Syawal berpotensi digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari," jelasnya.

Data ini juga mengacu pada Ephemeris Hisab Rukyat Kementerian Agama RI tahun 2026 serta program Win Hisab yang digunakan dalam perhitungan astronomi.

Dengan demikian, masyarakat diperkirakan akan merayakan Idulfitri pada 21 Maret 2026.

"Namun, tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia," pungkasnya.

(mir/jal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial