Jakarta, CNN Indonesia --
Dunia olahraga kembali diguncang dengan kasus pelecehan seksual. Kali ini giliran atlet kickboxing wanita, Viona Amalia Putra, yang buka suara sebagai korban.
Viona mengungkapkan usaha kerasnya mencari keadilan sebagai korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan pelatih sekaligus ketua umum Kickboxing Indonesia Jawa Timur berinisial WPC.
"Aku memendam kejadian ini sejak lama... Aku takut bersuara karena dia adalah Ketua, dan aku hanyalah seorang atlet yang seharusnya fokus untuk juara. Tapi diam terlalu lama membuat luka ini semakin berat," tulis keterangan unggahan Viona di Instagram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, aku memilih bersuara. Bukan hanya untuk diriku sendiri, tapi untuk semua yang pernah menjadi korban," ujar Viona.
Viona menyebut sudah sempat melaporkan kejadian tak senonoh itu kepada manajer timnas pada 2024. Manajer kala itu menyarankan untuk langsung lapor ke polisi.
Keberanian Viona untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum baru dilakukan pada Januari 2025. Namun, kepolisian baru resmi menetapkan WPC sebagai tersangka pada Februari 2026.
"Keberanian itu memang sulit, tapi kebenaran harus didengar. Aku juga belajar satu hal penting: menjadi juara tidak berarti harus mengorbankan harga diri."
"Banyak juara, bahkan juara Olimpiade, meraih prestasi tanpa kehilangan integritas dan martabat. Aku ingin menunjukkan bahwa prestasi dan keberanian berjalan bersama," tutur Viona.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (Pengprov KBI) Jatim berinisial WPC sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap atlet berinisial VAP (24) di sejumlah lokasi berbeda.
"Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jombang, Ngawi, dan Bali. Jadi ada kurang lebih tiga daerah tempat terjadinya tindak pidana kekerasan seksual. Di mana, tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum terhadap korban dengan manfaatkan situasi dan kedekatan yang ada," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda setempat sebagaimana dikutip dari Antara.
(jun/jun/nva)

1 hour ago
2




























